Sistem Penerimaan Online, Hindari Siswa Baru Titipan

Posted by By at 9 July, at 10 : 40 AM Print


PONTIANAK – Penerimaan Siswa Baru (PSB) bagi siswa SMA Negeri di Kota Pontianak berakhir, Kamis (7/7). PSB yang menggunakan sistem online ini diyakini memangkas waktu. Namun bagi para orangtua masih banyak yang kelimpungan karena tidak mengerti cara mendaftar dan melihat hasil kelulusan.


Pelaksanaan penerimaan siswa baru secara online di SMAN 1 Kota Pontianak, Kamis (7/7) ANTON PERDANA

“Saya ini tidak mengerti internet. Saat pertama diberitahukan sistem online, cukup bingung. Tapi setelah bertanya akhirnya, bisa melihat anak saya lulus di mana,” Yuliana, 49, warga Kelurahan Sungai Jawi ditemui Equator saat mendaftar di SMA Negeri 1 Kota Pontianak.

Kendati begitu, Yuliana mengaku terbantu dengan sistem yang diterapkan Dinas Pendidikan Kota Pontianak karena untuk mendaftar cukup mendatangi satu sekolah negeri saja di Kota Pontianak.

Dengan sistem ini juga, setiap calon siswa diberikan kesempatan untuk memilih lebih dari satu sekolah yang diminati. “Sekarang tidak perlu bolak-balik lagi, melihat hasil seleksi,” tuturnya.

Melihat proses yang dilakukan, Yuliana yakin, sistem ini menghindari titipan yang biasa terjadi pada sistem manual. Karena calon siswa dapat melihat, mereka dapat diterima pada sekolah mana.

“Sekarang tidak perlu lagi menerima murid baru secara manual, kita hanya tinggal melihat nomor ujian nasional SMP saja. Maka semua data murid akan muncul,” kata Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kota Pontianak H. Nurali MPd kepada Equator, Rabu (6/7).

Sistem online sangat membantu karena seluruh database siswa SMP se-Kota Pontianak sudah tersedia. Pihak sekolah cukup memasukkan nomor ujian SMP calon siswa. Sedangkan siswa dari luar Kota Pontianak, sebelum mendaftar diwajibkan memasukkan data ke Dinas Pendidikan Kota Pontianak.

“Para calon siswa cukup membuka http://www.dindik.pontianak.go.id untuk melihat. Mereka masuk di sekolah mana. Caranya pun mudah, buka website, lalu klik PPDB Online 2011 Kemdiknas. Nanti akan muncul hasilnya, posisi kami di sini hanya mengentri saja,” terangnya.

Dikatakan Nurali, lulusan SMP yang mendaftar di SMA Negeri 1 sudah mencapai 457 pelajar dari 283 kuota yang disediakan. Pendaftaran secara online sendiri, sudah dimulai dari Senin (4/7) dan berakhir Kamis (7/7). Sedangkan untuk daftar ulang, dimulai sejak tanggal 7 hingga 9 Juli.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Drs H Mulaydi MSi memastikan, sistem penerimaan siswa secara online berjalan lancar. Setiap calon siswa dapat langsung melihat hasil kelulusan di http://www.dindik.pontianak.go.id.

“Saya pastikan calon siswa yang memiliki nilai di bawah 29, pasti tidak lulus. Karena tahun lalu saja, 29 merupakan nilai anak yang terendah masuk SMA Negeri. Apalagi tahun ini yang nilai kelulusannya tinggi,” yakinnya.

Bagi mereka yang sudah dinyatakan lulus, dapat melakukan pendaftaran ulang di sekolah di mana dia diterima pada tanggal yang ditentukan, dengan membawa tanda bukti pendataan.

“Sistem ini lebih baik, karena tidak ada namanya titipan. Karena dengan sistem online, pendaftar dapat melihat langsung hasil kelulusan mereka berada diterima di sekolah mana. Kalau namanya tidak ada dalam semua sekolah yang diminati, artinya anak itu tidak diterima,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Mulyadi juga mengutarakan, membuka pendaftaran bagi siswa SMKN 9 Pelayaran, di Jalan Tabrani Ahmad, dekat Gang Karet. “Pendaftaran kita lakukan sampai tanggal 12 Juli nanti, kita membuka dua jurusan. Namun para siswa diwajibkan mengikuti test kesehatan,” ucapnya.

Kemungkinan para lulusan SMKN 9 Pelayaran diterima sangat besar, karena begitu lulus mereka akan mendapatkan sertifikat internasional. “Kalau SMK lain hanya mengikuti pendidikan 3 tahun, tapi siswa SMKN 9 pendidikan selama 4 tahun. Karena satu tahun lagi dipergunakan untuk memperoleh sertifikat pelayaran internasional,” ujarnya. (ton/ova) equator-news.com

Photobucket

NEWS

Related Posts

Comments are closed.

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.