PDAM Teken MoU dengan Oasen

Posted by By at 12 February, at 18 : 37 PM Print


Perusahaan Oasen dari Belanda memberikan bantuan teknik untuk menekan kebocoran air di Kota Pontianak. Penandatanganan kerja sama ini dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman di ruang kerja Walikota Pontianak dan ditandatangani Walikota Pontianak, Sutarmidji, Direktur Oasen, Jeroen Schmaal dan Direktur PDAM, Ismail.
“Selain itu, kita juga akan kembangkan kerja sama untuk kualitas air. Kerja sama dengan Oasen ini sudah cukup lama sekitar sembilan tahun dan sekarang kita lanjutkan lagi kerja sama ini,” ujar Sutarmidji, Senin (11/2).
Menurutnya, saat ini PDAM Kota Pontianak telah ditunjuk oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai perusahaan air minum se Indonesia yang memberikan pelatihan-pelatihan untuk transfer teknologi kepada PDAM yang lainnya. “Termasuklah Bekasi yang diberikan bimbingan untuk menekan angka kebocoran air,” katanya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak beberapa waktu lalu telah mengirim lima orang untuk mengikuti pelatihan di Oasen dan saat ini sudah kembali. Dia berharap, PDAM Kota Pontianak bisa lebih efisien dalam menekan angka kebocoran. “Sekarang tingkat kebocoran air di Kota Pontianak sebesar 25 persen. Menurut Oasen untuk ukuran Kota Pontianak tingkat kebocoran 25 persen ini sudah lumayan baik. Tapi saya inginnya ditekan hingga 11 sampai 20 persen karena setiap satu persen kebocoran air itu setara dengan Rp 700 juta,” paparnya.

Untuk itu, dia mengajak masyarakat secara bersama-sama menjaga supaya air jangan bocor sehingga PDAM tidak akan menaikkan tarif. “Kebocoran air itu didominasi faktor pipa yang sudah tua dan pencurian air. Kalau pencurian air oleh pelanggan, langsung kita putus alirannya,” tegas Midji.

SUMBER

Photobucket

PONTIANAK

Related Posts

Leave a Reply

:twisted: :roll: :oops: :lol: :evil: :cry: :?: :-x :-o :-P :-? :( 8-O 8)
[+] kaskus emoticons

My Twitter is worth

Twitter Value

Archives

Shared on Facebook

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.